SOROTMALUKU.COM, Ambon 23 Desember 2025, Perayaan Natal Kristus yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon bersama para senior berlangsung dengan penuh hikmat dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan nilai integritas bagi generasi muda Kristen di Kota Ambon.
Wali Kota Ambon yang sedianya dijadwalkan hadir dalam perayaan tersebut berhalangan karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Untuk itu, Wali Kota menugaskan perwakilannya Pj sekot “Robby sapulette” untuk menghadiri sekaligus menyampaikan pesan dan salam hormat kepada seluruh pengurus serta anggota GMKI dan PMKI Cabang Ambon.
Dalam sambutannya, perwakilan Wali Kota menekankan makna Natal sebagai peristiwa iman yang sarat nilai keteladanan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk meneladani figur para Majus dari Persia, kaum intelektual pada zamannya yang tidak mudah dipengaruhi oleh kekuasaan dan kepentingan politik, namun tetap setia pada kebenaran dan tuntunan Tuhan.
“Para Majus adalah simbol kecerdasan yang disertai integritas. Mereka tidak berkompromi dengan tirani Herodes, melainkan taat pada kehendak Tuhan. Nilai ini relevan bagi generasi muda, khususnya kader GMKI, agar tetap kritis, berani, dan berprinsip dalam menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.
Selain itu, hadirin juga diajak merefleksikan keteladanan Om J. Leimena, tokoh pendiri GMKI sekaligus negarawan nasional, yang dikenal memiliki kecerdasan tinggi, sikap rendah hati, serta integritas yang tidak tergoyahkan meski berada di pusat kekuasaan.
Perayaan Natal ini turut dihadiri oleh perwakilan Perkumpulan Senior PMKI Cabang Ambon, unsur Sinode GPM, para ketua klasis, pelayan firman, serta anak-anak Panti Asuhan Belita Kasih. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran Rehoboth Youth Choir yang mempersembahkan pujian-pujian Natal.
Melalui perayaan Natal ini, GMKI Cabang Ambon menegaskan komitmennya untuk terus membina kader-kader muda yang beriman, berintelektual, dan berintegritas, serta siap berkontribusi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa,”tutupnya. (Rvh)








Komentar