oleh

ASB : Pangdam XV Pattimura Harus Bertindak Tegas dan Pecat Anggota Yang Rasis

Sorotmaluku.com, Dewan Pimpinan Daerah Anak Seram Bersatu (ASB) Provinsi Maluku mendesak Pangdam XV Pattimura  segera bertindak tegas terhadap oknum anggota yang diduga melakukan tindakan rasis kepada mahasiswa asal Pegunungan Seram Utara saat Upacara HUT ke-81 RI, Senin 17 Agustus 2026 di Lapangan Merdeka Ambon.

Desakan itu disampaikan Ketua DPD ASB Maluku, Josyes Do Santos Walalayo, Selasa 18 Agustus 2026.

“Pangdam harus bertindak. TNI adalah milik rakyat dan penjaga persatuan. Tidak boleh ada ruang untuk anggota yang rasis dan tidak menghargai adat,” tegas Walalayo.

Ia menyoroti video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut terdengar ucapan merendahkan kepada Will Ropena, mahasiswa asal Pegunungan Seram Utara. Oknum yang diduga bernama *Rahim* dan disebut bertugas sebagai ajudan Gubernur Maluku.

ASB juga menyoroti dugaan upaya perampasan surat adat dari tua-tua adat Negeri Manusela. Surat yang ditulis di bambu atau bulu dan dibalut kain merah itu merupakan warisan tradisi adat yang dijaga turun-temurun.

“Ini bukan hanya soal penghinaan pribadi. Ini pelecehan terhadap martabat adat masyarakat Pulau Seram, khususnya Negeri Manusela. Saya sendiri dari garis keturunan Mata Rumah Lilihata,” ujar Walalayo.

3 Tuntutan ASB kepada Pangdam XV Pattimura,
1. lSegera periksa dan panggil oknum yang bersangkutan.
2. *Berikan sanksi tegas sesuai aturan TNI jika terbukti bersalah.
3. Komitmen Kodam XV Pattimura untuk terus melawan segala bentuk rasisme di tubuh institusi.

“*Ini Negara Pancasila. TNI harus jadi contoh dalam menghargai perbedaan suku, agama, dan adat. Kami tidak terima ada anggota TNI yang berlaku seperti preman*,” katanya.

Walalayo juga mengecam pernyataan sejumlah oknum yang meminta persoalan ini tidak dibesar-besarkan.

“Itu pernyataan lucu dan tidak peka. Justru karena ini menyangkut harkat martabat anak Maluku dan adat, maka harus diselesaikan secara terang,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pangdam XV Pattimura dan Pemprov Maluku* belum memberikan keterangan resmi.

ASB berharap proses hukum dan disiplin berjalan transparan agar kepercayaan masyarakat kepada TNI tetap terjaga. (*

*#PANGDAMXVPATTIMURA #TNI #ASB #ANAKSERAMBERSATU #TOLAKRASISME #MANUSELA #PULAUSERAM #HUTRI81 #LAPANGANMERDEKA #AMBON #MALUKU #PANCASILA. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *