SM.COM, 16 Oktober 2025 – Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si secara resmi meresmikan Gedung Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon yang berlokasi di Passo. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, didampingi oleh Ibu Ketua TP PKK, Ibu Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota Ambon, dan Kepala Pelaksana BPBD.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya keberadaan Pusdalops sebagai pusat kendali dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana—pra, saat, dan pascabencana. Ia menegaskan bahwa fasilitas ini harus mampu mendukung sistem informasi real-time dan mempercepat respon darurat.
Plt. Kepala BPBD Kota Ambon, Fritz Tatipikalawan, menyampaikan bahwa hingga Agustus 2025 telah terjadi 1.243 kejadian bencana, didominasi oleh tanah longsor. Ambon masih tergolong wilayah dengan risiko bencana kategori sedang (IRBI 99,07). Gedung Pusdalops ini dibangun melalui bantuan BNPB dalam program IDR Initiative (IDRI), lengkap dengan sarana teknologi informasi, sistem peringatan dini, dan peralatan VR untuk simulasi bencana.
Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, OPD, mitra CSR seperti PT Pertamina Wayame dan CV Sukses Bersama, serta tokoh masyarakat. Wali Kota berharap gedung ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi aktif berfungsi dalam peningkatan kapasitas mitigasi dan respon cepat terhadap bencana di Kota Ambon. (*










Komentar